Bogor – Sungai Cileungsi meluap sehingga mengakibatkan 3.200 rumah di Perum Nusa Indah, Bojongkulur, Gunungputri, Kabupaten Bogor, terendam.
Banjir disebabkan meluapnya Sungai Cileungsi pada Rabu (16/2/2022). Berdasarkan data Komunitas Peduli Cikeas (KP2C), pada pukul 22.00, Sungai Cileungsi berada pada Siaga 1 dengan tinggi muka air (TMA) 400 sentimeter (normal 100 cm) dan aliran air di pertemuan Sungai Cileungsi dan Cikeas, juga dalam Siaga 1 TMA 710 cm (normal 350 cm) dilansir beritasatu.com.
Ketua Komunitas Peduli Sungai Cileungsi Cikeas (KP2C) Puarman menuturkan, banjir dengan genangan air merendam 3.200 rumah di 18 RW Perum Nusa Indah 1 dan 2.
“Ketinggian air masing-masing blok (RW) berbeda-beda, sekitar 130 sentimeter hingga 160 sentimeter. Tidak ada korban jiwa, tetapi ada 2.852 keluarga terdampak,” papar Puarman, Kamis (17/2/2022).
Sekitar 4 jam terendam, genangan air mulai surut. Puarman mengatakan, menyusutnya air lantaran TMA aliran Sungai Cileungsi juga berkurang sekitar pukul 02.00.
Tidak hanya rumah, banjir juga berdampak pada fasilitas umum. Setidaknya, lanjut Puarman, terdapat masjid dan 2 sekolah yakni juga terdampak banjir.
Kamis pagi, kondisi aliran Sungai Cileungsi dalam kondisi normal dengan TMA 60 cm, Hulu Cikeas normal 160 sentimeter, dan pertemuan sungai Cileungsi dan Cikeas berada dalam Siaga 2 TMA 480 sentimeter.
Sementara itu, lokasi banjir saat ini mendung dan sisa banjir meninggalkan sampah dan lumpur. Puarman menjelaskan, sebagian warga Kamis pagi mulai melakukan pembersihan sekitar banjir.(*/cr2)











