JAKARTA – Tingginya positivity rate pada tujuh hari terakhir yang mencapai angka 27,27 persen Virus Corona (Covid-19) menjadi sorotan publik. Wakil Ketua DPR RI M. Azis Syamsuddin meminta Satgas Penanganan Covid-19 untuk lebih aktif melakukan upaya penuruan angka sebaran.
“Perlu bekerja lebih keras lagi dalam mengupayakan penurunan positivity rate yang merupakan perbandingan antara jumlah kasus positif Covid-19 dengan jumlah testing yang dilakukan agar mendekati angka 5 persen sebagai ketetapan standar positivity rate oleh Badan Kesehatan Dunia/WHO,” terang Azis Syamsuddin dalam keterangan resminya, Selasa (23/2/2021).
Pada posisi ini, Satgas Penanganan Covid-19 dan Pemerintah Daerah (Pemda) perlu meningkatkan jumlah testing dan pelacakan kontak secara masif, yang diiringi isolasi bagi pasien terkonfirmasi.
“Sudah selayaknya bahwa kebijakan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro untuk dievaluasi, dilihat sejauh mana efektivitas kebijakan tersebut dalam menurunkan kasus Covid-19, untuk disusun kebijakan baru yang lebih tepat dan efektif,” terang Azis Syamsuddin.
Wakil Ketua Umum Partai Golkar itu pun menegaskan bahwa pembenahan sistem pendataan dan pelaporan kasus Covid-19 yang memudahkan tenaga kesehatan melaporkan data secara real time dan valid juga menjadi faktor dalam implementasi kegiatan di lapangan demikian kebijakan penanganan Covid-19 bisa berjalan secara efektif dan tepat sasaran.
Pemda perlu untuk memperbanyak layanan kesehatan yang dapat menyelenggarakan testing Covid-19 termasuk hari libur. Sehingga memudahkan masyarakat apabila ingin melakukan testing Covid-19.
“Dan kami terus mengimbau masyarakat untuk aktif memeriksakan kondisi tubuh jika mengalami gejala Covid-19 serta selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan (5M) secara ketat dimanapun berada,” tandas Azis Syamsuddin. (*/cr2)








