oleh

Polres Bogor Berlakukan Uji Coba Ganjil Genap di Jalur Puncak Guna Kendalikan Jumlah Kendaraan

Selama tiga hari di akhir pekan Polres Bogor memberlakukan uji coba ganjil genap di Jalur Puncak. Namun demikian, kebijakan baru itu tidak menghapus sistem satu arah atau one way.

“One way ini opsi terakhir, dilakukan secara situasional bukan berarti ada penghapusan one way,” kata Kasat Lantas Polres Bogor, AKP Dicky Pranata di Simpang Gadog, Sabtu (4/9/2021).

Baca Juga  PW PII Sumbar, Silaturahmi dengan Gubernur Mahyeldi

Dicky menyebut, kebijakan ganjil genap hanya untuk mengendalikan jumlah kendaraan yang mengarah ke Puncak. Namun, bila volume kendaraan meningkat petugas masih memberlakukan sistem satu arah secara bergantian.

“Apabila terjadi kepadatan, maka one way dijadikan solusi untuk menguras kendaraan dari atas dan bawah,” paparnya.

Hari kedua permberlakuan ganjil genap, Sabtu pagi di Simpang Gadog, arus kendaraan terpantau ramai lancar. Antrean kendaraan tampak mengular dari arah Tol Ciawi sekitar 1 kilometer karena ada pemeriksaan.

Baca Juga  Total Vaksinasi Covid-19 Mencapai 170 Juta Suntikan

Petugas yang berjaga pun melakukan pemeriksaan setiap kendaraan yang melintas. Bila kendaraan berpelat ganjil maka akan diputrabalikan. Sedangkan kendaraan yang berpelat genap B (Jakarta) tetap diberhentikan dan dilalukan pemeriksaan sertifikat vaksin. (*/cr2)

Sumber: banten.siberindo.co

News Feed